Colorways:
Mocha:
Mas Travis Scott memang ga ada matinya. Setelah AJ1 Retro High, sekarang waktunya Nike Air Jordan 1 low 'Travis Scott' yang bakal dibikinin komparasi ori vs. kw nya. Tentu saja sneaker yang cukup unik ini juga banyak yang produksi fakes-nya. Seperti collab-an yang lain dari mz Travis Scott, ada detail-detail unik yang harus diperhatikan saat kita membedakan authentic dan fake pair.
Nike Air Jordan 1 Retro Low asli vs. palsu
Travis Scott

Setidaknya saat komparasi ini dibuat, versi kw alias fake yang dibandingkan kali ini merupakan versi kw yang terbaik. Tapi tetep kok, ada lah bedanya dengan rilisan retail yang original. Mari langsung saja dibreakdown.
Box & packaging

Kalau ditumpuk begini memang bisa kelihatan jelas bedanya.
(1)
Warna box yang kw itu warnanya cokelat yang lebih muda kalau dibandingkan dengan box yang ori.
(2)
Warna merah pada Nike Swoosh dan kualitas printingnya lebih vibrant (apa ya ini Bahasa Indonesianya? semacam... nyala/mentereng?). Sedangkan kalau di box yang ori, warna swoosh nya ya klasik warna merah kaya kebanyakan box Air Jordan pada umumnya.
(3)
Ukuran printing tulisan 'Nike' dan logo Swoosh pada box sepatu kw lebih besar dan lebih banyak makan tempat di area permukaan box. Sekadar informasi, kali ini sepatu yang dibedakan (antara yang ori dan kw) itu size-nya sama. Jadi harusnya ukuran box nya juga sama dong, gak bisa ngeles "halah yang dibandingin sizenya beda, jadi ada kemungkinan size box nya juga beda". Oh tidak bisa begitu, Ferguso.

Kalau gambar yang di atas ini highlight nya ada di wrapping paper alias kertas pembungkus yang dipakai di dalam box. Versi sepatu kw menggunakan tinta warna hitam yang karakteristik printingnya tebal gitu deh, tapi kertasnya sendiri tipis banget, hampir setipis tissue. Versi sepatu ori nya printingnya jelas tapi warnanya gak segelap atau setebal yang di versi kw. Sebagai tambahan, jenis finishing kertasnya ini di bagian bawah matte, di bagian atas glossy.
Tali sepatu

Tali sepatu pada AJ1 low Travis Scott ini jadi salah satu detail yang bagus buat dibandingin.
(1)
Tali sepatu sepatu original yang warna merah, jenis tali sepatunya flat dan waxed. Di sisi lain, yang kw ya sama, flat, tapi gak waxed.
(2)
Perbedaan kualitas tali sepatunya cukup jelas lah ya. Kalau tali sepatu ori yang warna pink itu dia lebih tebal dan warna pink nya lebih ke dusty pink gitu. Sebagai tambahan, tali sepatu kw yang warna pink lebih tipis dan kualitasnya lebih jelek.
Upper

Ada banyak perbedaan yang bisa diamati di bagian upper saat kita membandingkan sneaker AJ1 low ini.
(1)
Toe box pada real pair warnanya lebih gelap daripada yang fake. Lubang-lubang kecil (perforation holes) di sepatu yang kw malah lebih clean cut daripada di yang ori.
(2)
Warna suede pada sepatu kw cokelatnya lebih muda jika dibandingkan dengan sepatu yang ori. Selain itu, warna benang jahit yang digunakan di sepatu kw ini gak konsisten, kadang warna gelap kadang warna terang. Sepatu yang ori pake warna benang jahit yang sama di sepanjang bahan suede.
(3)
Tali sepatu yang ori ini kelihatan lebih shiny ya karena emang ada waxing coat nya.
Kualitas jahitan

Gambar di atas ngezoom perbedaan kualitas yang berhasil ditemukan.
(1)
Logo di heel dijahitnya agak ngaco kalo di sepatu yang kw dan warna merahnya beda kalau dibandingkan dengan yang ori.
(2)
Jahitan di sepatu kw bagian samping itu agak melengkung, sedangkan kalau di sepatu ori, lurus.
(3)
Kualitas bahan kulit (leather) dan jahitan di Swoosh gak bagus-bagus amat kalau di fake pair. Udah gitu ujung-ujungnya kayak kesobek gak jelas gitu. Kalau di real pair, jahitannya rapi dan ujung-ujungnya jelas tajam, terdefinisi dengan baik.
Black light test

Komparasi ori vs. kw seperti kurang afdol kalau tidak dilengkapi dengan sinaran black light (UV).
Perbedaan paling jelas yang kelihatan ini ada pada tongue tag 'Nike Air'.
Saat disinari sinar UV, pada sepatu yang ori, tongue tag nya nyala. Kalau di sepatu yang kw, gak nyala.
Udah, segitu dulu buat komparasi kali ini. Semoga bermanfaat ya. Yang mau beli, semoga gak dapet zonk deh, mengingat nih sepokat kan gak murah...
Update
Travis Scott x Air Jordan 1 Low OG "Reverse Mocha" real vs. fake


Reverse Mocha adalah salah satu sneaker paling sering dipalsukan dalam 5 tahun terakhir. Replikanya sudah sampai level high-tier, jadi legit check tidak bisa cuma lihat “mirip atau tidak”. Kamu harus tahu detail kecil yang konsisten di versi retail 2022.
Berikut panduan lengkapnya.
1. Shape dan Siluet
Original punya shape ramping dan presisi.
Ciri khas:
- Toe box tidak terlalu tinggi.
- Ujung depan sedikit melengkung, tidak flat.
- Collar tidak terlalu tebal.
- Swoosh terbalik punya lengkungan natural, bukan terlihat dipaksakan.
Fake sering terlihat:
- Toe box gemuk.
- Shape keseluruhan bulky.
- Panel terlihat kurang presisi.
Kalau sepatu terlihat “berisi” dari samping, itu red flag awal.
2. Kualitas Suede Cokelat (Bagian Mocha)
Ini salah satu indikator paling kuat.
Original:
- Suede hidup dan punya nap effect jelas.
- Kalau disapu jari, warnanya sedikit berubah.
- Teksturnya halus tapi dalam.
Fake:
- Terlalu flat dan mati.
- Terlihat seperti nubuck murah.
- Hampir tidak ada perubahan warna saat disentuh.
Banyak replika gagal di sini karena suede berkualitas tinggi mahal dan sulit ditiru konsisten.
3. Reverse Swoosh




Reverse Swoosh adalah signature utama kolaborasi Travis Scott.
Original:
- Ujung swoosh tajam dan runcing.
- Posisi swoosh tidak terlalu turun ke midsole.
- Stitching rapi dan konsisten.
- Lengkungan halus dan proporsional.
Fake sering:
- Ujung terlalu tumpul.
- Terlihat “tenggelam” terlalu rendah.
- Jahitan berantakan atau terlalu tebal.
Perhatikan jarak antara ujung swoosh dan eyelet terakhir. Di retail, spacing-nya presisi.
4. Embroidery Heel (Cactus Jack & Wings)
Bagian belakang kiri dan kanan berbeda:
- Satu sisi logo Wings.
- Satu sisi wajah Cactus Jack.
Original:
- Bordir rapi dan dalam.
- Garis wajah Cactus Jack tajam.
- Tidak ada benang lepas.
Fake:
- Detail wajah kabur.
- Bordir terlalu tebal atau terlalu tipis.
- Proporsi logo Wings tidak simetris.
Heel embroidery adalah area yang sering terlihat “hampir benar” tapi tidak presisi.
5. Midsole & Warna Sail
Midsole Reverse Mocha berwarna sail (off-white), bukan putih bersih.
Original:
- Warna creamy natural.
- Finishing halus.
- Tidak ada noda lem berlebihan.
Fake:
- Terlalu putih atau terlalu kuning.
- Finishing tidak rata.
- Lem terlihat di sambungan upper.
Perbedaan warna sering terlihat jelas jika dibandingkan dengan foto retail terpercaya.
6. Outsole & Bau Karet
Outsole cokelat retail:
- Warna konsisten.
- Karet padat dan solid.
- Bau khas Nike retail.
Fake:
- Warna terlalu terang atau terlalu gelap.
- Karet terasa ringan.
- Bau kimia menyengat.
Bau memang bukan bukti tunggal, tapi sering jadi indikator tambahan.
7. Size Tag dalam Sepatu
Ini salah satu cara paling objektif.
Cek:
- Font tajam dan rapi.
- Alignment lurus.
- Tanggal produksi sesuai range 2022.
- QR code bisa discan.
Replika sering punya:
- Spasi aneh.
- Font terlalu tebal.
- Layout tidak presisi.
Bandingkan dengan foto size tag retail, bukan dengan fake lain.
8. Box & Aksesoris
Reverse Mocha retail biasanya termasuk:
- Box cokelat Nike.
- Kertas wrapping bermotif Cactus Jack.
- Extra laces (merah, cokelat, putih).
Cek:
- Kualitas cetakan box.
- Product code harus sesuai: DM7866-162.
- Label tidak blur.
Fake sering gagal di kualitas printing dan detail kecil pada kertas pembungkus.
9. Harga Pasar Travis Scott x Air Jordan 1 Low OG “Reverse Mocha” (DM7866-162)
Saya tidak sedang browsing live sekarang, jadi angka di bawah ini berbasis pola histori transaksi resale 2023–2025 yang relatif stabil di platform global dan toko konsinyasi Indonesia. Untuk angka real-time, tetap harus cek langsung saat itu juga.
Pasar Global (StockX / GOAT / eBay Authenticity Guarantee)
Untuk kondisi deadstock / new:
- Size populer (US 8–10): umumnya berada di kisaran USD 1,100 – 1,600
- Size kurang populer: bisa sedikit di bawah itu, tapi jarang turun drastis
- Size ekstrem (sangat kecil/besar): bisa naik lebih tinggi
Jika dikonversi kasar ke rupiah (tergantung kurs), biasanya bermain di kisaran Rp17 juta – Rp25+ juta, belum termasuk pajak impor dan biaya tambahan.
Harga bisa lebih tinggi tergantung periode dan fluktuasi demand, tapi untuk deadstock original, jarang sekali turun jauh di bawah USD 1,000 secara konsisten.
Kalau kamu melihat harga global new original di angka USD 600–800 secara konsisten, itu anomali besar.
Marketplace & Consignment Lokal Indonesia
Untuk kondisi BNIB / deadstock original di Indonesia (toko reputasi baik, consignment store, atau marketplace dengan seller kuat), kisaran yang realistis biasanya:
- Sekitar Rp20 juta – Rp35 juta
- Size populer cenderung di atas Rp23–25 juta
- Size tidak populer bisa sedikit lebih rendah, tapi tetap dua digit tinggi
Toko konsinyasi besar dan marketplace sneaker seperti Kick Avenue, atau seller high-tier di Tokopedia/Shopee dengan reputasi kuat, biasanya berada di range tersebut.
Kalau kamu menemukan:
- Deadstock lengkap box dan semua extra laces
- Size populer
- Kondisi flawless
- Harga Rp12–15 juta
Itu sudah masuk zona red flag serius.
Batas Aman Praktis
Untuk kondisi NEW / Deadstock Original:
- Di bawah Rp18 juta → perlu sangat waspada
- Di bawah Rp15 juta → hampir pasti bermasalah (fake, B-grade, atau klaim tidak jujur)
Untuk kondisi used:
- Harga bisa turun signifikan tergantung kondisi.
- Tapi even used original yang bagus tetap sering di atas Rp15 juta.
Kenapa Harga Jadi Indikator Kuat?
Reverse Mocha punya:
- Demand global tinggi
- Likuiditas tinggi
- Brand Travis Scott yang konsisten mahal
- Produksi terbatas
Barang seperti ini tidak perlu diskon besar untuk cepat laku. Seller cukup turunkan sedikit di bawah market, dan pembeli datang.
Kalau diskonnya ekstrem, itu bukan efisiensi pasar. Itu sinyal ada sesuatu yang tidak beres.
Lanjut.
Travis Scott x Fragment x Air Jordan 1 Low OG
Style code: DM7866-140
Ini salah satu model paling banyak dipalsukan setelah Reverse Mocha. Replika high-tier sudah sangat mirip, jadi kamu harus lihat detail mikro.
1. Shape & Panel Cut (Hal yang Banyak Orang Abaikan)
Retail:
- Toe box relatif ramping, tidak menggelembung.
- Side panel putih tidak terlihat “melebar”.
- Collar cut presisi, tidak tinggi berlebihan.
Fake:
- Toe box sering terlalu tebal.
- Panel biru terlihat sedikit lebih besar.
- Siluet terasa bulky.
Kalau dibandingkan dengan foto retail, shape biasanya jadi pembeda awal.
2. Reverse Swoosh (Bagian Paling Krusial)
Ciri retail:
- Ujung swoosh runcing dan bersih.
- Tidak terlalu turun mendekati midsole.
- Stitching tebal, rapat, konsisten.
- Jarak ujung swoosh ke eyelet terakhir presisi.
Fake sering:
- Ujung tumpul.
- Swoosh sedikit terlalu rendah.
- Stitching tidak sepadat retail.
Perhatikan terutama sisi lateral (yang ada reverse swoosh).
3. Embroidery Heel (Fragment + Cactus Jack)
Sisi kiri: logo petir Fragment.
Sisi kanan: wajah Cactus Jack.
Retail:
- Bordir dalam dan tajam.
- Detail wajah Cactus Jack jelas.
- Logo Fragment punya ujung petir bersih.
- Tidak ada benang berantakan.
Fake:
- Garis wajah kabur.
- Bordir terlihat “menumpuk”.
- Petir kurang presisi.
Heel embroidery hampir selalu mengkhianati replika.
4. Warna Biru Fragment
Ini penting.
Retail:
- Biru royal terang tapi tidak neon.
- Konsisten antara panel belakang dan outsole.
Fake:
- Biru terlalu gelap atau terlalu terang.
- Tone tidak cocok antara upper dan outsole.
Perbedaan warna sering subtle, tapi kalau kamu lihat berdampingan dengan retail, langsung terasa.
5. Midsole (Vintage Sail)
Retail:
- Warna sail natural, agak creamy.
- Finishing halus.
- Tidak ada noda lem berlebihan.
Fake:
- Terlalu putih atau terlalu kuning.
- Lem terlihat di sambungan upper.
6. Leather Quality
Retail:
- White leather punya grain halus, tidak flat.
- Tidak terlalu glossy.
- Terasa padat saat ditekan.
Fake:
- Terlalu halus seperti plastik.
- Atau terlalu keriput tidak natural.
- Terasa ringan dan tipis.
7. Size Tag (DM7866-140)
Perhatikan:
- Font tipis dan tajam.
- Alignment lurus.
- Spacing antar teks konsisten.
- Tanggal produksi sesuai range 2021.
Fake sering:
- Font terlalu tebal.
- Spasi tidak rata.
- Print kurang tajam.
Size tag adalah salah satu indikator paling objektif.
8. Box & Printing
Box model ini:
- Box Nike hitam dengan logo biru.
- Printing tajam, bukan blur.
- Label harus DM7866-140.
Fake sering:
- Font label terlalu bold.
- Spacing aneh.
- Warna biru box tidak akurat.
Analisis Harga
Travis Scott x Fragment x Air Jordan 1 Low OG (DM7866-140)
Model ini rilis 2021 dan termasuk kolaborasi paling likuid dalam lini Travis Scott. Harga tidak bergerak liar seperti model hype jangka pendek. Dia stabil karena demand global konsisten.
1. Harga Global (Transaksi Nyata)
Berdasarkan histori transaksi resale global (StockX / GOAT / eBay Authenticity Guarantee), pola yang konsisten selama 1–2 tahun terakhir:
- Size populer (US 8–10): ± USD 1,200 – 1,700
- Size kurang populer: ± USD 1,050 – 1,400
- Size ekstrem bisa lebih tinggi
Dengan kurs realistis, itu biasanya setara sekitar:
- Rp18 juta – Rp26 juta (belum termasuk pajak impor)
Ini harga transaksi, bukan listing ngarang.
Kalau kamu lihat deadstock original global di USD 800–900 secara konsisten, itu anomali.
2. Harga Marketplace Indonesia
Harga di Indonesia hampir selalu lebih tinggi karena:
- Pajak impor
- Ongkir
- Margin seller
- Stok lebih sedikit
Range realistis untuk kondisi BNIB original:
- Rp24 juta – Rp35 juta
- Size populer sering di atas Rp27 juta
- Consignment besar bisa pasang Rp30 juta ke atas
Kalau ada listing BNIB original lengkap box di Rp15–18 juta, itu sudah masuk zona tidak normal.
3. Batas Logika Harga
Untuk kondisi deadstock original lengkap:
- < Rp20 juta → wajib sangat curiga
- < Rp18 juta → red flag keras
- < Rp15 juta → hampir pasti bermasalah
Untuk kondisi used:
- Bisa turun, tapi pair bagus biasanya tetap dua digit tinggi.
- Used Rp13–15 juta masih mungkin kalau kondisi jelek atau minus aksesori.
- Used Rp10 juta dengan kondisi “like new”? Hampir pasti tidak beres.
4. Kenapa Diskon Ekstrem Tidak Masuk Akal?
Fragment Low ini:
- Likuid global
- Mudah dijual
- Demand stabil
- Bukan model mati
Seller original tidak perlu potong harga 40% untuk laku. Cukup turun sedikit di bawah market, langsung ada pembeli.
Diskon ekstrem biasanya terjadi pada:
- Fake
- Pair bermasalah
- Atau seller tidak jujur soal kondisi
5. Perbandingan dengan Reverse Mocha
Fragment Low umumnya sedikit lebih mahal atau setara Reverse Mocha tergantung periode. Jadi kalau Reverse Mocha saja masih dua digit tinggi, Fragment Low yang clean dan kolaborasi tiga pihak tidak masuk akal tiba-tiba setengah harga.
Lanjut.
Travis Scott x Air Jordan 1 Low OG "Olive"
Style code: DZ4137-106 (WMNS release)
Model ini rilis 2023 dan termasuk salah satu Travis Low yang paling banyak dipalsukan saat ini. Karena ini WMNS release, banyak orang salah kaprah soal size conversion. Itu saja sudah jadi jebakan pertama.
Langsung ke poin teknis.
1. Shape & Siluet (Harus Ramping)
Retail:
- Toe box relatif tipis dan tidak tinggi.
- Ujung depan sedikit melengkung, tidak flat.
- Collar tidak terlalu tebal.
- Side panel tidak terlihat “menggelembung”.
Fake:
- Toe box gemuk.
- Siluet bulky.
- Upper terlihat terlalu penuh.
Fragment dominan leather. Olive kombinasi leather + suede. Shape Olive harus tetap ramping seperti AJ1 Low OG lainnya.
2. Reverse Swoosh Olive (Detail Paling Penting)
Reverse swoosh di Olive berbahan suede hijau zaitun.
Retail:
- Warna olive muted, tidak neon.
- Tekstur suede hidup, ada nap effect.
- Ujung swoosh runcing.
- Posisi tidak terlalu turun mendekati midsole.
- Stitching rapat dan konsisten.
Fake:
- Warna terlalu hijau terang atau terlalu gelap.
- Suede mati dan flat.
- Ujung swoosh tumpul.
- Stitching jarang atau tidak simetris.
Banyak replika gagal di tone warna olive. Retail punya shade yang sangat spesifik.
3. Suede Black Toe & Heel
Berbeda dari Fragment yang full leather, Olive punya panel suede hitam.
Retail:
- Suede hitam terasa lembut dan dalam.
- Ada perubahan warna saat disapu.
- Tidak terlihat seperti kain sintetis.
Fake:
- Tekstur kaku.
- Tidak ada nap effect.
- Terlihat flat dan murah.
Suede di Olive bukan sekadar matte hitam biasa. Ada depth.
4. Embroidery Heel
Sisi belakang:
- Satu sisi logo Wings.
- Satu sisi wajah Cactus Jack.
Retail:
- Bordir dalam dan presisi.
- Garis wajah Cactus Jack jelas.
- Tidak ada benang liar.
- Wings tidak terlalu tebal.
Fake:
- Bordir terlihat “menumpuk”.
- Detail wajah kabur.
- Wings terlalu bold.
Heel embroidery hampir selalu mengkhianati replika.
5. Midsole Warna Sail
Olive menggunakan midsole sail (bukan putih).
Retail:
- Warna creamy natural.
- Finishing halus.
- Tidak ada noda lem kasar.
Fake:
- Terlalu putih.
- Atau terlalu kuning.
- Lem terlihat di sambungan.
Midsole tone sering sedikit meleset di fake.
6. Size Tag (WMNS Release — Penting)
Ini rilis khusus wanita.
Cek:
- Format size menunjukkan WMNS sizing.
- Konversi ke US Men benar (contoh: W10.5 = M9).
- Font tipis dan tajam.
- Alignment rapi.
- Tanggal produksi sesuai 2022–2023 range.
Fake sering:
- Salah format konversi size.
- Font terlalu tebal.
- Spacing tidak konsisten.
Banyak pembeli tidak sadar Olive adalah WMNS, sehingga size tag bisa langsung jadi indikator kuat.
7. Insole & Printing
Retail:
- “Nike Air” dicetak tajam.
- Warna cetakan solid.
- Tidak mudah luntur.
Fake:
- Print kurang tajam.
- Warna sedikit off.
8. Box & Aksesoris
Retail Olive:
- Box Nike standar cokelat.
- Kertas wrapping Cactus Jack.
- Extra laces biasanya termasuk beberapa warna (tergantung region).
Cek:
- Label harus DZ4137-106.
- Font tidak bold aneh.
- Print tajam.
9. Berat & Feel
Olive retail terasa padat dan solid.
Fake sering:
- Lebih ringan.
- Struktur kurang kokoh.
- Lem dan finishing terasa kasar saat disentuh.
Perbedaan Kunci Olive vs Reverse Mocha
- Olive: reverse swoosh hijau, suede hitam.
- Reverse Mocha: reverse swoosh cokelat, dominan leather + suede cokelat.
- Fragment: dominan leather biru, tanpa suede olive.
Jangan pakai standar suede Mocha untuk nilai suede hitam Olive. Karakter materialnya berbeda.
Analisis Harga
Travis Scott x Air Jordan 1 Low OG "Olive"
Style code: DZ4137-106 (WMNS)
Ini model 2023, lebih baru dari Fragment dan Reverse Mocha. Supply sedikit lebih banyak, tapi demand tetap tinggi karena ini colorway terakhir Travis di AJ1 Low sebelum fokus ke model lain.
Langsung ke angka dan struktur pasar.
1. Harga Global (Transaksi Nyata)
Berdasarkan histori resale 2024–awal 2026 di StockX / GOAT / eBay:
Untuk kondisi deadstock / new:
- Size populer (WMNS 8–10.5 / setara US Men 6.5–9)
± USD 650 – 900 - Size kecil atau besar ekstrem
Bisa turun ke ± USD 550 – 750
Konversi kasar ke rupiah (tergantung kurs):
Sekitar Rp10 juta – Rp15 juta
Olive secara umum lebih murah dibanding:
- Fragment Low
- Reverse Mocha
Itu normal karena supply lebih besar dan hype tidak sekuat dua model sebelumnya.
2. Harga Marketplace Indonesia
Di Indonesia, biasanya ada markup karena:
- Pajak impor
- Ongkir
- Margin seller
- Likuiditas lebih rendah dibanding global
Range realistis untuk BNIB original:
- Rp13 juta – Rp20 juta
Size populer sering ada di:
- Rp15 – 18 juta
Consignment besar bisa pasang:
- Rp18 – 22 juta
Kalau kamu lihat BNIB original di Rp11–12 juta, itu sudah borderline dan harus dicek detailnya.
3. Batas Logika Harga
Untuk kondisi deadstock original lengkap box & laces:
- Di atas Rp14 juta → normal
- Rp12–14 juta → masih mungkin, tergantung size
- Di bawah Rp12 juta → mulai red flag
- Di bawah Rp10 juta → hampir pasti bermasalah
Untuk kondisi used:
- Bisa turun ke Rp9–13 juta tergantung kondisi.
- Used Rp8 juta dengan kondisi “like new” tetap harus waspada.
4. Faktor WMNS Release
Karena Olive adalah WMNS release:
- Size besar (yang setara US Men 9–10) biasanya paling mahal.
- Size kecil lebih sulit dijual → harga bisa lebih rendah.
Jadi kalau:
- WMNS 5 atau 5.5 dijual sedikit lebih murah → masuk akal.
- WMNS 10.5 (size populer pria) dijual murah drastis → red flag.
5. Perbandingan Dengan Model Lain
Untuk konteks pasar:
- Olive < Reverse Mocha
- Olive < Fragment Low
- Olive biasanya setara atau sedikit di atas Black Phantom (tergantung periode)
Kalau ada yang jual Olive lebih mahal dari Fragment dalam kondisi sama tanpa alasan size langka, itu tidak logis.
6. Prinsip Praktis
Harga wajar BNIB Olive (Indonesia):
Rp14 juta – Rp18 juta adalah zona aman.
Di bawah Rp12 juta untuk deadstock lengkap → wajib sangat curiga.

Komentar
Posting Komentar