Langsung ke konten utama

Perbedaan Converse 70s ori dan KW, Jangan Sampai Tertipu

Walaupun sekarang banyak brand sepatu terbaru keluar, tetapi memang brand Converse tetap selalu di hati. Bahkan karena sangat populer banyak produsen tak bertanggung jawab yang membuat Converse 70s KW.

Untuk itu sangat penting mengetahui apa saja perbedaan dari Converse 70s ori dan KW. Jangan tertipu dengan harga yang murah. Karena jika Anda membeli yang KW, kualitas tidak dapat dijamin.

Ini dia Daftar Perbedaan Converse 70s yang ORI dan FAKE (KW)

Gunakan Sinar UV-A

Yang pertama Anda bisa coba letakkan sepatu di bawah sinar UV-A. Coba Anda lihat gambar di atas.

Anda bisa melihat jika toe cap di sepatu original itu terlihat glowing atau menyerap, dan memancarkan cahaya. Berbeda dengan yang fake atau KW, di mana black light sama sekali tidak ada efek apapun.

Harga

Nah Anda juga harus memperhatikan harga jual sepatu Converse 70s yang mau Anda beli.

Kalau memang harga jualnya itu terlalu murah, di bawah pasaran. Maka Anda patut curiga. Kalau tidak terlalu mempedulikan ORI atau tidak ya silahkan dibeli. Tetapi jika malas beli yang KW, ya jangan terlalu terpancing harga yang murah.

Pernah ada Converse Chuck Taylor All Star low-top itu dijual seharga 400 ribu rupiah. Tetapi disebabkan oleh inflasi hingga akhirnya harganya pun ikut berubah.

Harga terbaru yakni 600 ribu. Tetapi jangan jadikan harga ini sebagai patokan. Karena tetap bisa berubah lagi kapanpun. Pada bulan Januari 2019, harga sepatu CTAS low-top itu 600 ribu, untuk yang high-top dijual seharga 650 ribu.

Walaupun memang perbedaan harga juga efek dari perbedaan material, model, dan harga juga.

Kalau yang Converse 70s dibuat menggunakan bahan yang lebih keras juga lebih kuat. Desainnya juga memakai model lama. Oleh karena itu dibandingkan yang CTAS biasa pastinya lebih mahal.

Untuk 70s varian low-top termurah saja itu 760 ribuan. Berbeda jauh kan dengan yang biasa, yang Cuma 600 ribuan. Kalau yang high-top bisa 800 ribuan. Beberapa varian Converse 70s bahkan harganya hingga 2 juta untuk yang Chuck All Star II Boot.

Jadi biar Anda tahu apakah harga yang dibanderol itu memang harga yang wajar, atau terlalu murah, selalu update dengan harga terbaru saja.

Tidak perlu repot ke toko Converse offline. Anda bisa check langsung di situs resmi Converse. Apabila memang harga di toko online yang Anda lihat itu terlalu selisih jauh, lebih murah maksudnya, maka Anda bisa curiga apakah yang dijual itu KW atau ORI.

Lihat logonya

Coba pembaca sekalian lihat logo sepatu Converse di atas. Coba tebak yang mana yang asli?

Apabila Anda melihat sepatu Converse produksi terbaru setelah tahun 2017 tapi masih menggunakan logo yang bawah maka bisa dipastikan kalau sepatu tersebut KW. Lho bukannya logonya memang seperti itu?

Karena logo yang di bawah itu adalah logo lama Converse. Semenjak tahun 2017 perusahaan sepatu ini sudah mengganti logonya menggunakan font dan desain yang berbeda.

Pada huruf "O" di tulisan Converse sudah tak ada lagi bintangnya. Itu pada desain yang baru.

Mungkin memang sepatu Converse yang dijual adalah stock lama, jadi masih memakai logo yang lama. Itu bisa jadi. Anda jangan langsung menyimpulkan kalau sepatu Converse di penjual online adalah palsu hanya berdasar data ini.

Karena harus dilihat juga tanggal produksinya, apakah sepatu tersebut stok lama atau bukan. Tapi memang ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu bahan pembanding.

Lubang Tali

Apakah Anda sudah tahu kalau ternyata di setiap type Converse yang berbeda ukuran itu ternyata jumlah lubang talinya pun juga tidak sama. Cara keempat ini juga bisa Anda gunakan untuk mengecek apakah sepatu asli atau KW.

Berikut detailnya:

Sepatu pria

  • Varian low-top – Ukuran 3 (US/UK) / 35 hingga 8 (41,5) : 6 lubang tali
  • Varian low-top – Ukuran 8 (US/UK) / 42 ke atas : 7 lubang tali
  • Chucks High Top – Ukuran 3 (US/UK) / 35 hingga 8 (41,5) : 7 eyelets
  • Chucks High Top – Ukuran 8 (42)
  • Dan seterusnya…

Sepatu perempuan

  • Chucks Low Top – Ukuran 5 (US, EUR 35) hingga 10 (EUR 41,5) : 6 lubang
  • Chucks Low Top – Ukuran 10,5 (EUR 42) seterusnya / ke atas : 7 lubang tali
  • Sepatu varian High Top 35 hingga 41,5 (5-10) : 7 eyelets
  • Sepatu varian High Top (42+) / 10,5+ : 8 eyelets

Selain jumlah lubang tali, ada juga hal lain yang perlu diperhatikan soal ukuran. Baca juga: polemik size tag Converse 70s yang sering membingungkan pembeli karena perbedaan penomoran antara MM dan US sizing.

Check di telapak bawah sepatu

Kalau Anda mau beli online, coba minta tolong ke penjualnya untuk mengirimkan foto bagian bawah sepatu Converse yang dijual.

Yang asli itu mempunyai tonjolan ukuran bulat kecil pada telapak bawah sepatu. Selain itu garis sole sepatu juga terlihat jelas dan tegas. Kalau yang KW itu tak terdapat tonjolan kecil. Selain itu kualitas sol juga jelek.

Garis-garis di sepatu pun nampak tidak jelas dan pudar.

Karena memang sepatu Converse 70s KW itu dibuat menggunakan bahan yang tidak berkualitas, dan kualitas jahitannya pun sembarangan. Karena itu dijual dengan harga yang murah sekali berbeda dari yang original.

Tetapi kalau Anda nekat membeli ya alhasil sepatu tersebut cepat rusak. Bisa jadi tidak nyaman dipakai juga. Harga jual kembali sepatu juga murah sekali. Karena tidak ada yang mau sepatu Converse KW.

Selain Converse, kalau kamu juga punya sneaker canvas dari brand lain seperti Vans, cara cek keasliannya pun tidak jauh berbeda. Pelajari tanda-tandanya sebelum beli agar tidak ketipu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Cek Keaslian Omega Seamaster: Panduan Legit Check Lengkap

Membeli Omega Seamaster bekas atau dari seller tidak resmi menyimpan risiko finansial yang tidak kecil. Harga aslinya mulai dari Rp100 juta ke atas, dan palsunya beredar luas di Tokopedia, Shopee, sampai grup jual beli jam tangan di media sosial. Beberapa replika kelas tinggi bahkan dijual dengan harga Rp3 juta sampai Rp10 juta dengan klaim 1:1 super clone, lengkap dengan box dan papers palsu yang dibuat sangat meyakinkan. Omega Seamaster bukan sekadar jam tangan. Ini adalah pilihan investasi yang nilainya bisa terjaga bahkan naik seiring waktu, tapi hanya kalau asli. Artikel ini membantu kamu memverifikasi keaslian Omega Seamaster secara mandiri sebelum memutuskan untuk membeli, baik dari private seller, marketplace, maupun reseller tidak resmi. TL;DR: 5 Poin Paling Krusial Kalau kamu tidak punya banyak waktu, fokus ke lima titik ini dulu: Pearl di bezel. Pearl (titik putih penanda pukul 12) harus presisi di tengah segitiga, tidak menutupi sisi kiri atau kanan, dan tidak ter...

Cara Cek Keaslian Sepatu Timberland: Panduan Legit Check Boots Original vs Palsu

Beli Timberland boots di marketplace tanpa verifikasi dulu itu berisiko tinggi. Harga Timberland 6-Inch Premium Waterproof Boot yang asli mulai dari Rp3.500.000 ke atas, tapi di Tokopedia dan Shopee kamu bisa menemukan listing yang menjual dengan harga Rp800.000 sampai Rp1.500.000 dengan klaim "original". Celah harga itulah yang dimanfaatkan penjual produk KW. Boots palsu memang terlihat mirip secara visual dari foto, tapi kualitas materialnya jauh berbeda, waterproofing-nya tidak berfungsi, dan sol karetnya cepat lepas. Panduan ini akan membantu kamu membedakan Timberland asli dari yang palsu sebelum transfer uang. TL;DR: 5 Poin Paling Krusial Kalau kamu tidak punya banyak waktu, fokus ke lima titik ini dulu: Teks interior boots -- di bagian dalam, teks seperti "GENUINE LEATHER UPPER" dan ukuran harus dicetak dengan ketebalan huruf yang konsisten. Palsu sering punya huruf G dan S yang terlalu tipis. Logo pohon di tumit -- logo tree Timberland pada yang a...

Cara Cek Keaslian Edwin Jeans: Panduan Legit Check Denim Premium Jepang

Membeli Edwin Jeans bekas atau preloved lewat platform online menyimpan risiko yang tidak kecil. Selisih harga antara produk asli dan yang salah kaprah bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, terutama untuk lini Made in Japan yang harganya dimulai dari Rp2,5 juta ke atas. Masalah lain yang sering bikin pembeli bingung: ada dua entitas berbeda yang sama-sama menggunakan nama "Edwin" di Indonesia. Satu adalah Edwin Japan, brand denim premium bersejarah yang berdiri sejak 1947. Satu lagi adalah Edwin Indonesia (edwinjeans.id), brand lokal yang tidak ada hubungannya dengan Edwin Japan dan menjual produk di kisaran Rp200.000-700.000. Kalau kamu sedang mencari Edwin Japan asli dan mendapat penawaran dengan harga "Edwin" di bawah Rp500.000, ada sesuatu yang perlu dicermati lebih jauh. Artikel ini fokus pada legit check Edwin Japan, brand denim Jepang premium yang jadi target pemalsuan dan miskomunikasi di pasar Indonesia. TL;DR: 5 Poin Paling Krusial Kalau ...