Bootlegculture kan emang udah lama gak update drama-drama persepatuan terutama di skena lokal, ya. Cape. Palingan sekadar tau dari yang lewat-lewat di timeline atau yang di-up influencer. Salah satunya ya ini. Lagi banyak 70s yang sekarang banyak beredar apalagi yang katanya seller-seller yang buka PO "korean market, china market, hongkong market": Dari tag size pakenya MM tapi dari tag box pakenya CM.
| Original | Fake |
|---|---|
| Size tag font jelas | Font berbeda |
| Label produksi rapi | Format label berbeda |
| Stitching sepatu rapi | Jahitan kurang konsisten |
| Box detail jelas | Box berbeda |
| Material lebih solid | Bahan terasa lebih tipis |
Langsung aja, berikut postingan dari mas Riyaneil di grup Converse Head Indonesia mengenai sepatu Converse seri 70s yang akhir-akhir ini banyak beredar anuan, deja vu kasus Old Skool tempo hari.
Untuk memahami pendekatan autentikasi produk fashion secara lebih luas, kamu juga bisa membaca panduan lengkap membedakan produk original vs palsu yang menjelaskan pola pemalsuan di berbagai kategori.
Mau share tentang perbedaan Converse 70s tag size mm yang akhir-akhir ini lagi rame.
- Bentuk 70s original lebih kokoh daripada yang kawe
Detail shape dan struktur outsole seperti ini juga sering menjadi pembeda pada model Vans. Kamu bisa melihat perbandingannya di panduan Vans OS Classic. - Bentuk toe cap 70s original lebih rapih lebih dan berbentuk daripada yang kawe
- Jahitan 70s original lebih rapih daripada yang kawe
- Heel patch 70s original lebih rapih dan lebih kokoh, jika dilihat yang original kelihatan lebih lebar dan yang kawe lebih memanjang
- Bentuk tongue 70s original lebih melengkung, bentuk yang kawe agak kotak
- Jahitan di tongue 70s original sedikit lebar cenderung sedikit berantakan yang kawe lebih rapet dan rapih
Kualitas stitching dan finishing juga menjadi indikator penting pada model Vans Slip-On Checkerboard. Kamu bisa melihat detail perbedaannya di panduan Vans Slip-On Checkerboard. - Serat di bagian tongue untuk 70s original lebih rapih dan warna canvasnya bersih, untuk yang kawe seratnya agak aneh dan cenderung lebih tua warnanya
- Yang jelas sepatu original bentuknya sama semua walau dipasarkan di berbagai negara
- Tambahan: ini spekulasi sih... Yang bikin saya tidak mau membeli sepatu tag mm di 70s ya karena ada label stiker bulet di insole. Label itu biasanya sih dipake buat sepatu mirror 1:1 premium dll.. setahu saya.. mohon dikoreksi jika salah
Struktur size tag seperti ini juga sering menjadi indikator autentikasi pada model Converse lain. Kamu bisa melihat pembahasannya di panduan cek Converse CTAS original untuk memahami detail label produksi yang benar.
























Selain Converse, brand sneakers lain seperti Vans juga sering mengalami perbedaan detail produksi antara versi asli dan palsu. Kamu bisa melihat pembahasannya di artikel Vans Indonesia.
Mohon dikoreksi jika ada kesalahan. Ingat, jangan cuma melihat satu sisi untuk menjudge sepatu itu original/kawe. Terima kasih, semoga bermanfaat
Nambah ah. Nih contoh seller yang ngalus, intinya ya jangan gampang percaya aja. Kalau ragu atau awam, beli di store resmi atau distributor resmi seperti PT. MAP. Lebih mahal ya udah sik, daripada ketipu.
Pada model sneakers populer seperti Nike SB Dunk, detail label produksi dan kualitas stitching juga sering menjadi indikator penting dalam membedakan produk original dan palsu.

Kemasan juga sering menjadi titik lemah produk palsu. Untuk memahami struktur box yang benar dan detail barcode yang sering salah, kamu bisa melihat pembahasan tentang box sepatu.
Banyak model sneakers memiliki pola pemalsuan yang mirip, terutama pada bagian label produksi, stitching, dan kualitas material. Setelah memahami polemik size tag pada Converse 70s, kamu juga bisa melihat panduan autentikasi model sneakers lain seperti Vans atau Nike SB Dunk untuk memahami pola kesalahan yang sering muncul pada produk palsu.
Komentar
Posting Komentar