Thrasher adalah "seragam wajib" anak skate sekaligus incaran para produsen KW karena desainnya yang sangat ikonik (terutama Flame Logo). Masalah utama Thrasher adalah mereka sering menggunakan blank t-shirt (kaos polos) dari brand lain seperti Gildan atau Hanes, sehingga banyak orang bingung menentukan mana yang ori.
Komparasi yang dilakukan kali ini memang tidak melibatkan 2 item yang sama persis, namun sama-sama kaos Thrasher. Yang ori pake sampel kaos Thrasher flame logo, sedangkan yang kw pake sampel kaos Thrasher classic logo. Plug ori dari BRIZ AUTHENTIC, fake education dari @sneaker_educator.
| Original | Fake |
|---|---|
| Logo flame tajam | Logo tampak lebih tebal |
| Sablon rapi | Print tidak presisi |
| Tag label jelas | Tag berbeda |
| Material tebal | Bahan tipis |
| Stitching rapi | Jahitan tidak konsisten |
Sebelum memulai, bukan bc kalau tidak julid. Thrasher ini loh streetwear b aja yang termasuk murah kalo dibanding brand skate lain. Gitu kok ya masih ada aja kw-nya. Ya iyalah, permintaan masih banyak. Kurang-kurangin lah pake kw yang harganya ga jauh beda sama aslinya. Pake kw tuh sekalian Balenciaga atau apa gitu kek (lah?).
Untuk memahami pendekatan autentikasi produk fashion secara lebih luas, kamu juga bisa membaca panduan lengkap membedakan produk original vs palsu yang menjelaskan pola pemalsuan di berbagai kategori.
Overall

Pertama memang sekilas tidak terlihat sama sekali perbedaannya. Namun yang namanya palsu pasti terdapat perbedaan yang bisa dijadikan perbedaan.
Sama seperti Thrasher, brand seperti Champion juga sering dipalsukan pada bagian logo dan kualitas sablon. Untuk melihat detail perbedaannya, baca panduan Champion ori vs KW.
Lanjut.
Detail logo Thrasher
Closer look on “Thrasher” logo font


Nah! Di sini kalian dapat memperhatikannya dengan cara memegang. Pada sablonan tulisan “Thrasher” pada baju yang palsu jauh lebih kasar dibandingkan dengan yang asli. Dan bahan dasar kain yang digunakan pun berbeda. Namun memang kami akui, susah apabila hanya membandingkannya melalui tulisan Thrasher.
Logo khas seperti flame Thrasher dan script Stussy sama-sama sering ditiru di pasar streetwear. Untuk melihat bagaimana perbedaan aslinya dianalisis, baca juga panduan membedakan Stussy original vs fake.
Neck tag


Next, perhatikan pada masing-masing tag leher yang terdapat di masing-masing baju. Neck tag pada baju thrasher yang asli lebih tebal dan tulisannya lebih rapi. Sedangkan yang palsu lebih ringan apabila dipegang (seperti kertas).
Juga huruf “F” pada tulisan “Francisco” berbeda. Dapat kalian perhatikan pada kedua gambar diatas. Yang fake jahitan tagnya di dalam, Yang asli di luar.


Lalu apabila kalian balik tag tersebut. Kalian dapat melihat perbedaan yang menonjol sekali. Yaitu kalian dapat melihat kertas ukuran dan kertas keterangan apabila pada thrasher yang asli. Sedangkan yang palsu tidak ada sama sekali. (bc) Tapi yang ini tergantung keluaran kapan sih cmiiw.
Detail kecil seperti proporsi logo dan kualitas bordir juga menjadi pembeda pada brand seperti CDG Play. Kamu bisa melihat perbandingan detailnya di panduan kaos CDG Play original.
Hang tag


Terakhir, apabila kalian membeli baju thrasher dengan kondisi “Brand new” / BNIP alias masih baru pasti terdapat ada tag yang tercantum di bagian leher baju. Sedangkan pada yang palsu tidak ada sama sekali.
(bc) Tapi ini juga gampang dimanipulasi sih, dan tergantung keluaran edisi kapannya juga.
Brand seperti Anti Social Social Club juga sering dipalsukan dengan kualitas sablon yang terlihat mirip sekilas. Untuk memahami perbedaannya, kamu bisa membaca panduan ASSC original.
Tambahan dari bc
Harga
Kaos Thrasher, kecuali edisi collab/tertentu, kan bukan sesuatu yang langka alias rare alias limited ya. Bertebaran dimana-mana. Paling yang sedikit susah nyarinya ya yang Flame logo OG kaya yang di atas (kaos hitam logo flame Thrasher yang OG alias warna gradasi api. Ada varian flame logo lain soalnya yang warna flame-nya aneh-aneh).
Harganya juga 'cuma' 20-sekian dolar, yang kalo pake rate rupiah 14.000 pun kisaran Rp300ribu. Ya kalo kita beli di olshop atau retailer gitu anggap saja sama ongkos beres jadi Rp400-500 ribu. Itu kisaran yang ori. Kalo yang kw jelek gitu Rp50.000 ya ada. Kw yang agak bagusan dikit ato yang promonya 1:1 Premium Mirror Quality (pret) ya kisaran Rp150-250ribu.
Brand hype seperti Off-White juga mengalami tingkat pemalsuan tinggi karena permintaan pasar yang besar. Kamu bisa membaca panduan autentikasi Off-White untuk memahami perbedaan detail yang sering muncul pada produk palsu.
Harga dan ketersediaan dapat berubah, cek retailer resmi untuk update terbaru.
Jahitan
Ini tergantung artikelnya sih, tapi biasanya kalo kaos Thrasher yang ori itu di lengannya sifatnya built up alias tidak ada jahitan samping. Kalau kaos lokal kan biasanya di bagian lengan ada jahitan penyatu di bagian dekat ketiak.
Yang bagian badan juga sih biasanya built up alias tidak ada jahitan penyatu di bagian samping badan.
Brand streetwear lain seperti HAGT juga sering mengalami pemalsuan dengan pola yang mirip pada bagian logo dan finishing produk. Kamu bisa melihat pembahasannya di panduan HAGT original vs fake.
Kaos Thrasher ori beli di mana?
Di toko skate terpercaya di kota kalian aja pasti ada kok.
Pola pemalsuan streetwear (termasuk Carhartt dan Thrasher) sebenernya mirip-mirip.
Dibuka dengan julid, ditutup dengan julid. Kalo bc harus dipaksa beli Thrasher, gak beli kaosnya. Beli item yang lain yang harusnya gak ada kw-nya. Kayak ini misal:

IDR 275.000
Seperti biasa, silakan kalo ada tambahan atau masukan apapun. Terima kasih!
Banyak pola pemalsuan di dunia streetwear yang berulang dari satu brand ke brand lain. Setelah memahami cara membedakan Thrasher original dan KW, kamu juga bisa melihat panduan autentikasi brand lain seperti Stussy, Champion, atau Off-White untuk memahami pola kesalahan yang sering muncul pada produk palsu.

Komentar
Posting Komentar